FOTO : EmpatLawangNews
Warg : Tampak warga memperlihatkan pohon pisang yang di tanam
EmpatLawangNews – Sebanyak 1000 pohon pisang ditanam dilahan seluas Tiga (3) Hektar dikawasan Tempat Pembuangan Sampah (TPA) dijalan poros Tebing Tinggi. Tepatnya di Desa Lubuk Gelanggan, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Senin (19/3).
Dan Penanaman 1000 pohon pisang dikawasan TPA tersebut melibatkan lebih kurang 90 petugas kebersihan Pemkab Empat Lawang. Baik petugas sapu jalan maupun petugas taman.
Salah seorang petugas kebersihan Reni Suryani mengatakan, penanaman 1000 pohon pisang ini, agar bisa diproduksi oleh oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang.
“Pokoknya diperubahan ini Empat Lawang bisa memproduksi pisang, dan banyak jenis pisang yang kita tanam, ada pisang Ambon, pisang Emas. Pokoknya hampir semua jenis pisang ada,” kata Reni pada saat dibincangi wartawan usai penanam 1000 pohon pisang.
Dijelaskannya, penanaman 1000 pohon pisang ini akan dilakukan selama satu Minggu, dan petugasnyapun akan bergantian untuk menanam pisang tersebut.
“Habis nanam pisang, kami juga akan menanam jagung, diantara pisang-pisang ini,” jelasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Empat Lawang Munfajir Ghozali melalui Kabis Kebersihan Limba B3 dan Peningkatan Kapasitas Arta Ujang, mengaku tujuan penanaman pisang tersebut untuk memanfaatkan lahan kosong di kawasan TPA tersebut.
“Kita tanami pisang dilahan seluas 3 Hektar itu, dan kita juga akan tanami jagung manis di sela-sela pohon pisang itu,” ungkap Arta Ujang.
Dilanjutkannya seluruh petugas kebersihan dilibatkan dalam penanaman pohon pisang dan jagung tersebut, tapi dengan cara bertahap.
“Ada banyak jenis pisang yang kita tanam, ada pisang ambon, pisang kepok, pisang lilin, pisang raja, pisang emas dan masi ada jenis pisang lainnya,” ujarnya.
Untuk bibitnya sambung Arta Ujang, itu diberikan secara sukarela oleh para petugas kebersihan tersebut, sebab pisang-pisang tersebut para petugas kebersihan itu sendiri yang akan mengelolanya.
“Jadi ini memanfaatkan lahan kosong seluas 3 hektar, yang mengelolanya ibu-ibu petugas kebersihan. Dan hasil panen pisang nanti itu bisa dijual, atau bisa diproduksi menjadi keripik pisang dan jenis-jenis makanan lainnya,” pungkasnya (ELN).
